Penerapan Cloud Computing pada Perusahaan

Standard

Cloud computing adalah sebuah model komputasi/computing, dimana sumber daya seperti processor/computing power, storage, network, dan software menjadi abstrak dan diberikan sebagai layanan di jaringan/internet menggunakan pola akses remote. Model billing dari layanan ini umumnya mirip dengan modem layanan public. Ketersediaan on-demand sesuai kebutuhan, mudah untuk dikontrol, dinamis, dan skalabilitas yang hampir tanpa limit adalah beberapa atribut penting dari cloud computing.

Sebuah setup infrastruktur model cloud computing biasanya dikenali sebagai ‘Cloud’. Berikut adalah beberapa kategori layanan yang tersedia dari sebuah ‘Cloud’ seperti:

  • Infrastructure As A Services (IAAS)
  • Platform As A Service (PAAS)
  • Software As A Service (SAAS)

Cloud Computing berbeda dengan Grid Computing atau Paralel Computing, diamana Grid Computing dan Paralel Computing lebih merupakan sebuah bagian dari pemasaran fisik bagi penyediaan konsep Cloud Computing.

Untuk mengakses ke Cloud Computing mungkin dapat dijalankan secara beraneka ragam, mulai dari akses standar LAN maupun intranet dengan sedikit aplikasi agen atau klien sampai pada akses extranet dan internet melalui browser yang terhubung ke sebuah portal aplikasi dari penyedia layanan Cloud Computing.

 

PERANGKAT LUNAK CLOUD COMPUTING

Belakangan ini dikembangkan sebuah bentuk nyata dari konsep Cloud Computing agar dapat diimplementasikan secara umum dan lebih luas, seperti contoh berikut:

  • Ubuntu Enterprise Cloud (UEC)
  • Proxmox
  • OpenStack
  • OpenNebula
  • Eucalyptus

Engine utama dalam Cloud Computing sebetulnya adalah aplikasi virtualisasi di sisi server, seperti:

  • KVM
  • QEMU
  • Xen

Kelebihan Cloud Computing

Berikut ini adalah beberapa manfaat dan keuntungan cloud computing baik bagi individu, maupun perusahaan.

  1. Akses Mudah Dimanapun Anda Berada

Kemudahan dalam mengakses data atau aplikasi merupakan kelebihan utama dari cloud computing. Untuk mengakses aplikasi yang kita perlukan saat bekerja, kita tidak perlu berada pada suatu computer yg sama karena aplikasi atau data yang kita butuhkan dapat diakses dimanapun melalui server.

  1. Efisiensi Biaya

Penggunaan cloud computing akan mengurangi biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk operasional komputer terutama untuk hardware. Dengan menggunakan cloud computing, perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya seperti maintenance, biaya listrik (penggunaan listrik semakin berkurang), dan lain-lain.

  1. Meningkatkan ROI dan Cash Flow

Hal lain yang dapat dipertimbangkan adalah bahwa dengan cloud kita tidak perlu melakukan investasi atau mengeluarkan capital expenditure. Perusahaan hanya perlu membayar sewa sesuai pemakaian. Hal ini berarti mengkonversi capex menjadi opex (operating expenditure). Bagi perusahaan, model seperti ini cukup menguntungkan karena akan memperbesar ROI (return on Investment) dan melancarkan cash-flow.

  1. Fleksibilitas dalam Menambah Kapasitas

Dengan cloud kita tidak perlu melakukan proses pengadaan komputer yang memakan banyak waktu. Cukup dengan melakukan self-provisioning dalam hitungan menit, kapasitas yang kita butuhkan telah siap digunakan.

  1. Kemudahan Monitoring dan Manajemen Server

Proses monitoring dan manajemen server akan jauh lebih mudah karena semua terkoneksi dengan web portal pelanggan. Kita hanya tinggal melihat dashboard saja untuk mengetahui status global server-server kita. Untuk membuat, meng-upgrade, dan me-manage server serta menginstalasi software sangat mudah karena sudah disediakan automation-tools untuk melakukan hal tersebut.

  1. Meningkatkan availability dan ketersediaan data

Sistem cloud pada cloud provider biasanya dibuat dengan desain high availability. Artinya, sistem tersebut berada pada suatu data center yang menjamin ketersediaan listriknya, pendingin ruangan, dan lain-lain yang menjamin fasilitas pendukung bekerja maksimal selama 24 jam sehari. Selain itu dari sisi perangkat, wajib hukumnya fully redundancy, karena fitur ini adalah basic-features dari teknologi cloud. Hal ini membuat server kita menjadi lebih besar availability-nya dibanding jika diletakkan di lokasi kita sendiri. Selain itu storage system dari cloud umumnya juga di-backup, sehingga memperbesar peluang data kita tidak hilang jika terjadi crash pada sistem storage.

  1. Fokus dalam Melakukan Bisnis dan Pengembangan Perusahaan

Menurut survei, 80% dari waktu pekerjaan perusahaan IT digunakan untuk kegiatanan operasi dan maintenance. Sisanya, 20% dari total waktu yang ada digunakan untuk kegiatan pengembangan IT.

Keadaan tersebut tentunya sangat tidak efektif untuk pengembangan perusahaan karena harus disibukkan dengan maintenance system. Berbeda halnya jika menggunakan cloud computing, proses maintenance tidak terlalu banyak dilakukan karena sebagian besar sumber daya berada di cloud. Selain itu dengan menggunakan cloud, perusahaan dapat lebih fokus pada bisnis yang dijalankannya, bukan pada pengelolaan dan maintenance IT.

 

Kekurangan Cloud Computing

Hal yang paling wajib dalam komputasi awan adalah koneksi internet, internet bisa dibilang jalan satu-satunya jalan menuju komputasi awan, ketika tidak ada koneksi internet ditempat kita berada maka jangan harap bisa menggunakan sistem komputasi awan. Hal ini masih menjadi hambatan khsusnya bagi Indonesia, karena belum semua wilayah di tanah air terjangkau oleh akses internet, ditambah lagi sekalipun ada koneksinya belum stabil dan kurang memadai.

Kerahasiaan dan keamanan adalah salah satu hal yang paling diragukan pada komputasi awan. Dengan menggunakan sistem komputasi awan berarti kita mempercayakan sepenuhnya atas keamanan dan kerahasiaan data-data kepada perusahaan penyedia server komputasi awan. Contoh paling sederhana adalah ketika sobat menyimpan foto-foto sobat di facebook dengan beberapa konfigurasi privasi yang diberikan kepada kita, maka selebihnya kita mempercayakan keamanan file-file tersebut kepada facebook. Andaikata foto-foto tersebut hilang kita tidak bisa menuntut karena kita memanfaatkan jasa trsebut secara cuma-cuma alias gratis. Saat ini sudah mulai banyak perusahaan-perusahaan penyedia sewa hosting (server) penyimpanan file semisal 4shared, Indowebster, Ziddu, dan lain-lain, ada yang gratis dan juga yang berbayar.

Kualitas server komputasi awan adalah salah satu pertimbangan terpenting sebelum kita memutuskan untuk menyediakan jasa penyedia server komputasi awan. Bukan tidak mungkin kita akan dirugikan ketik server tempat dimana kita menyimpan file atau akses program sewaktu-waktu akan down atau berperforma buruk, alih-alih kita semakin dimudahkan dengan komputasi awan justru kita malah dirugikan karena kualitas server yang buruk.

 

Contoh perusahaan yang menggunakan cloud computing

  • Gmail dan Yahoo mail

sebenarnya kita sudah lama menggunakan teknologi cloud computing, hanya saja kita tidak sadar tentang teknologi tersebut. salah satu contohnya adalah layanan email seperti Gmail dan Yahoo Mail yang sering kita gunakan.dengan menggunakan layanan email kita tidak perlu lagi menginstall software email seperti outlook. kita dapat mengakses email dimana pun kita berada.

  • Google Docs dan Office 365

jika dulu untuk membuat dokumen kita harus menggunakan software word processing seperti Microsoft Office yang harganya lumayan mahal, kini kita dapat membuat dokumen dengan mudah dan gratis, yaitu dengan menggunakan Google Docs. Google Docs merupakan layanan cloud computing milik google yang berfungsi untuk membuat berbagai jenis dokumen. kita dapat menyimpan dokumen-dokumen kita pada server dan mengaksesnya dimana pun kita berada.

contoh lain dari layanan seperti ini adalah Office 365 milik Microsoft. aplikasi ini merupakan aplikasi berbayar dengan fitur-fitur yang sangat membantu bagi para pengusaha. fitur yang tersedia diantaranya adalah SharePoint Online, Exchange Online, Lync Online dan Office Professional Plus. Office 365 ini memungkinkan penggunanya untuk bekerjasama dalam mengolah dokumen, e -mail, konferensi via web, dan berbagi jadwal acara di kalender.

  • Dropbox dan Ubuntu One

layanan lain yang menerapkan cloud computing adalah dropbox dan ubuntu one. kedua layanan ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan file-file yang berada di komputer mereka ke storage dropbox atau ubuntu one dengan cara sinkronisasi.

dengan begitu ketika terjadi perubahan pada file yang berada di komputer pengguna, maka file yang berada di storage akan diubah juga. dengan adanya layanan ini pengguna dapat memback-up data dan juga dapat mengaksesnya dimanapun mereka berada.

 

Advertisements

20 Soal PG Seputar Pengertian Komputasi Modern , Mobile Computing, Grid Computing, dan Cloud Computing

Standard

1. sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory merupakan pegertian dari…
a. komputasi
b. komputasi modern
c. Grid computing
d. Cloud Computing

2. Berikut merupakan macam-macam komputasi modern, kecuali …
a. Grid Computing
b. Cloud Computing
c. Mobile Computing
d. Application Computing

3. kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat merupakan pengertian dari …
a. Cloud Computing
b. Grid Computing
c. Mobile Computing
d. Application Computing

4. Gaya komputasi yang terukur dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet merupakan pengertian dari …
a. Cloud Computing
b. Grid Computing
c. Mobile Computing
d. Application Computing

5. Yang merupakan contoh applikasi Cloud Computing adalah …
a. Oracle
b. Google Drive
c. SQL Server
d. Google +

6. Merupakan macam komputasi modern yang merupakan sebuah sistem komputasi terdistribusi, yang memungkinkan seluruh sumber daya (resource) dalam jaringan, seperti pemrosesan, bandwidth jaringan, dan kapasitas media penyimpan, membentuk sebuah sistem tunggal secara vitual adalah pengertian dari …
a. Grid Computing –
b. Cloud Computing
c. Mobile Computing
d. Application Computing

7. Berikut merupakan elemen dari Grid Computing, kecuali …
a. Software
b. Hardware
c. Brainware
d. Application Computing

8. Berikut merupakan contoh Mobile Computing, kecuali …
a. Laptop
b. Smartphone
c. PDA
d. Handy talky

9. Berikut merupakan tools Mobile Computing, kecuali …
a. Wireless
b. GPS
c. GIS
d. Bluetooth

10. Berikut merupakan kelebihan Mobile Computing kecuali …
a. Aplikasi yang luas
b. Bergerak/berpidah lokasi secara bebas
c. Bebas berpindah jaringan
d. Merupakan aplikasi yang fleksibel

11. Dibawah ini merupakan manfaat penggunaan Cloud Computing, kecuali ….
a. Mengurangi biaya teknologi
b. Mobilitas tinggi
c. Fleksibilitas lebih baik
d. Aplikasi yang luas

12. Merupakan perusahaan yang menerapkan Cloud Computing adalah …
a. Microsoft
b. Oracle
c. VMware
d. IBM

13. Penggagas Komputasi modern adalah …
a. John McCarthy
b. Jim Gray
c. John Von Neumann
d. James Gosling

14. Konsep awal Cloud Computing pertama kali pada tahun 1960 ditemukan oleh …
a. John McCarthy
b. Jim Gray
c. James Gosling
d. John Von Neumann

15. Merupakan salah satu Sistem Operasi keluaran microsoft untuk penggunaan Cloud Computing yaitu …
a. Windows 2.0x
b. Windows Azure
c. Windows NT
d. Windows 9x

16. Merupakan contoh dari grid computing, kecuali …
a. Meddical Image
b. Scientific Simulation
c. E-Learning
d. E-Banking

17. awal komputasi grid dimulai dengan adanya …
a. organize computing
b. distributed computing
c. Mobile computing
d. Komputasi odern

18. Berikut macam komponen grid computing, kecuali …
a. Gram (Grid Resources Allocation & Management)
b. RFT/GridFTP (Reliable File Transfer/Grid File Transfer Protocol)
c. MDS (Monitoring and Discovery Service)
d. NTFS (New Technology File System)

19. Sistem komputer dengan sumber daya yang dikelola dan dikendalikan secara local merupakan kelebihan dari …
a. Cloud Computing
b. Grid Computing
c. Mobile Computing
d. Application Computing

20. Merupakan salah satu komputasi modern yang berguna sebagai penyimpan data dalah …
a. Grid Computing
b. Mobile Computing
c. Application Computing
d. Cloud Computing

JAWABAN
1. B 6. A 11. D 16. D
2. D 7. D 12. A 17. B
3. C 8. D 13. C 18. D
4. A 9. D 14. A 19. B
5. B 10. D 15. B 20. D

THE BUSSINESS MODEL CANVAS

Standard
Bussiness model canvas

Bussiness model canvas

Kenapa Harus BMC

BMC sangat cocok diterapkan di startup teknologi yang butuh perubahan sangat cepat, tapi tetap juga bisa digunakan untuk bisnis non-teknologi. Kalau Anda menulis business plan 50 halaman, kemudian setelah menjalankannya ada sesuatu yang salah, Anda harus menulis 50 halaman lagi. Sedangkan dalam BMC, kalau ada yang salah, Anda bisa menggantinya lebih cepat. BMC membuat entrepreneur mempunyai waktu lebih lama dalam mengeksekusi bisnisnya, tidak buang waktu dalam membuat rencana.

Cara Mengisi BMC

Pada dasarnya, BMC berisi 9 blok. Cara mengisinya sendiri tergantung dengan kebutuhan bisnis Anda. Tiap bisnis, bisa beda cara urutan mengisinya. Penulisan business model canvas bisa dimulai dari penawaran (offer-led), resources yang kita punya (resource-led), customer yang sudah kita kenal (customer-led), dana yang kita punyai (finance-led), atau benar-benar random (multiple centre-led).

  • Value Proposition

Value proposition adalah blok pertama yang harus diisi apabila kita menggunakan metode offer-led. Value proposition merupakan nilai atau value yang kita tawarkan untuk pelanggan. Kelebihan dan keunggulan produk kita dibanding pesaing adalah hal yang harus dituliskan di value proposition.

Kategori value proposition

  1. Newness : produk / jasa yang baru yang belum pernah ditawarkan sebelumnya biasanya banyak ditemukan di dunia teknologi.
  2. Performance: produk / jasa yang ditawarkan meningkatkan kinerja customer agar menjadi lebih efisien / lebih efektif.
  3. Customization: produk / jasa yang ditawarkan berbeda / ada pilihan untuk setiap segmen yang memiliki kebutuhan yang beragam/berbeda.
  4. Getting the Job Done : dengan membeli brg tersebut akan membantu customer menyelesaikan sesuatu.
  5. Desain (Design) : menawarkan nilai artistik lebih dr sekedar fungsional.
  6. Status (Brand) : merk yang high class memberi social status kepada pembelinya.
  7. Harga (Price) : menawarkan harga yang bersaing atau sesuai dengan ciri customer segmennya.
  8. Hemat (Cost reduction) : produk / jasa yang ditawarkan membantu customer mengefisienkan biaya pemakaian.
  9. Meminimasi Resiko (Risk reduction) : menawarkan produk / jasa yang meminimalkan risiko yang ditanggung customer seperti garansi.
  10. Akses (Accessibility) : mempermudah akses customer terhadap produk / jasa yang ditawarkan.
  11. Kenyamanan (Convenience/usability) : menawarkan produk / jasa yang nyaman dan cenderung mempermudah customer.
  • Customer Segments

Setelah mengisi value proposition, langkah kedua adalah mencari orang-orang yang mungkin akan tertarik dengan value yang kita tawarkan. Customer segments adalah penggolongan orang-orang yang mungkin tertarik dengan value proposition bisnis kita.

Kategori di dalam customer segments

  1. Mass Market : segmen pasar luas dengan jenis kebutuhan dan masalah yang sama.
  2. Niche Market : segmen pasar yang spesifik.
  3. Segmented: segmen pasar yang memiliki kebutuhan berbeda tetapi dalam satu kategori.
  4. Diversified : segmen pasar yang memiliki kebutuhan atau masalah yang sangat berbeda.
  5. Multi-sided Platform : melayani 2 atau lebih pasar segmen pasar yang saling tergantung.
  • Customer Relationship

Customer relationship adalah cara-cara yang bisa Anda gunakan untuk berkomunikasi dengan customer segments. Biasanya, banyak orang yang bingung membedakan antara customer relationship atau channels. Kata kuncinya adalah relationship. Customer relationship soal hubungan, kalau channel soal cara Anda menjangkau customer segments.

Kategori di dalam customer relationship

  1. Transactional: beli putus saat itu juga.
  2. Long-term: hubungan jangka panjang antara Anda dengan pelanggan.
  3. Personal Assistance: Ada sales-rep yang melayani pelanggan Anda.
  4. Self Service: Pelanggan melayani dirinya sendiri, biasanya di bisnis retail.
  5. Automated Service: Pelanggan bahkan tidak perlu ke toko Anda, biasanya di bisnis SaaS.
  6. Community: Anda menciptakan komunitas untuk pelanggan.
  7. Co-Creation: Anda mengajak pelanggan menciptakan sesuatu untuk bisnis Anda.
  • Channels

Pada dasarnya channels adalah cara Anda menjangkau customer. Tidak terbatas pada distribusi, tapi juga hal lainnya yang menyebabkan bisnis Anda dan customer bisa bersentuhan.

Kategori di dalam channels

  1. Direct : sales force, web sales, own stores.
  2. Indirect : partner stores, wholesaler.
  3. Awareness : tahap awal menginformasikan ke customer.
  4. Evaluation : cara membantu customer mengevaluasi value proposition yang ditawarkan.
  5. Purchase : cara-cara customer melakukan pembelian.
  6. Delivery : cara menyampaikan value proposition (produk/jasa) kepada customer.
  7. After Sales : customer support setelah terjadi transaksi.
  • Key Activities

Kolom key activities harus diisi dengan kegiatan wajib yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghasilkan value proposition yang ditawarkan.

Kategori di dalam key activities

  1. Production : aktivitas merancang, membuat, mengirimkan produk.
  2. Problem Solving : aktivitas operasi yang biasanya muncul pada perusahaan konsultan, rumah sakit, organisasi penyedia jasa.
  3. Platform Network : menjadi tempat atau wadah bertemunya dua atau lebih segmen pasar untuk saling berinteraksi/transaksi atau membangun network.
  • Key Resources

Key resources adalah hal-hal paling penting yang harus Anda punyai agar key activities bisa dijalankan dan value proposition bisa diberikan pada customer.

Kategori di dalam key resources

  1. Physical asset : fasilitas pabrik, gedung-gedung, kendaraan, mesin-mesin.
  2. Intellectual : brand, hak paten, copyright, database customer dan database partnership, informasi rahasia perusahaan
  3. Human : tenaga kerja
  4. Financial : sumber daya keuangan perusahaan cash, credit, obligasi, saham

 

  • Key Partners

Key partners adalah pihak-pihak yang bisa Anda ajak kerjasama dengan tujuan:

  • Optimization and Economy: motivasi berpartner untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya dan aktivitas mengingat sebuah perusahaan tidak perlu memiliki semua sumber daya dan melakukan kegiatannya sendirian.
  • Reduction of Risk and Uncertainty: mengurangi risiko dan ketidakpastian dalam lingkungan persaingan.
  • Acquisition of particular resources and activities: mengakuisisi perusahaan lain untuk meningkatkan kemampuan kinerja perusahaan.

Kategori di dalam key partners

  1. Strategic Alliance between non-competitors: kerjasama dengan perusahaan yg tidak sejenis.
  2. Coopetition: kerjasama dengan perusahaan kompetitor.
  3. Joint ventures to develop new business: kerjasama untuk membentuk usaha baru.
  4. Buyer supplier relationship: hubungan hanya sebagai pembeli dan penjual biasanya terjadi pada motif optimization and economy of scale.
  • Cost Structure

Cost structure adalah rincian biaya-biaya terbesar yang harus Anda keluarkan untuk melakukan key activities dan menghasilkan value proposition.

Kategori di dalam cost structure

  1. Cost-driven: sensitif terhadap harga bahan baku.
  2. Value-driven: perusahaan tidak terlalu memikirkan harga produksi/bahan baku karena yang dijual adalah nilai/seni/status/gaya hidup.
  3. Fixed cost: biaya-biaya tetap yang muncul yang tidak tergantung pada jumlah produksi
  4. Variable cost: biaya-biaya yang muncul bervariasi sesuai jumlah yang diproduksi
  • Revenue Stream

Revenue stream dalam BMC akan kita isi dengan berbagai cara untuk menghasilkan keuntungan dari value proposition kita. Bahasa kasarnya: cara kita mendapatkan duit.

Kategori di dalam revenue stream

  1. Asset Sale: penjualan produk secara fisik.
  2. Usage Fee: customer membayar sesuai lamanya menggunakan produk/jasa.
  3. Subscription Fees: biaya berlangganan.
  4. Lending/renting/leasing: biaya peminjaman/pemakaian/penggunaan sementara.

Realisme pada Film

Standard

Behind the Scene Dawn of the Planet of the Apes

motion capture 1

motion capture 2

Saat ini, pembuatan film baik film animasi maupun film aksi nyata telah berkembang dengan pesatnya. Dengan berkembangnya teknologi yang mendukung pembuatan disertai juga dengan metode-metode khususnya, film yang diproduksi akan lebih terasa nyata dan hidup. Dalam pembuatan film khususnya film yang bertema fantasi ilmiah, pembuat film akan menggunakan suatu efek visual yang memungkinkan para audiens/penonton merasakan kehadiran film tersebut secara menyeluruh dan merasakan pula bahwa film tersebut terasa benar-benar hidup dan nyata. Salah satu dari sekian banyak cara untuk meningkatkan efek visual yaitu dengan penggunaan green screen, motion capture, CGI, dan sebagainya. Ada pembuatan film dimana manusia dalam film tersebut berbentuk manusia animasi sehingga yang memerankannya harus menggunakan efek ­motion capture yang akan menangkap gerakan dasar dari pemerannya dan meningkatkan visualnya dengan bantuan komputer. Ada pula film dimana terdapat monster atau makhluk fantasi yang hidup dalam film tersebut sehingga dibutuhkan efek CGI dan green screen yang memungkinkan makhluk dan lingkungannya terasa nyata. Hal ini dalam ilmu teknologi komputer dipelajari dalam Grafik Komputer, dimana penambahan efek visual tersebut dikenal dengan istilah peningkatan realisme. Peningkatan Realisme mempelajari peningkatan visual dengan teknologi komputerisasi guna meningkatkan kenyataan dalam film tersebut baik itu film. Dalam resume dari video ini akan dibahas mengenai peningkatan efek visual untuk pembuatan film aksi bertema fiksi ilmiah berjudul Dawn of the Planet of the Apes yang akan menjelaskan pembuatan karakter dalam film tersebut.

Dalam film inidikisahkan bahwa planet bumi saat ini telah berubah kondisinya, dimana sebuah virus bernama ALZ-13 yang hampir menyebabkan kepunahan manusia namun memberikan tingkat intelektualitas tinggi kepada makhluk primata seperti monyet, orang utan, kera dan sebagainya. Film ini berfokus pada kisah hubungan komunitas kera yang telah berevolusi menjadi makhluk cerdas dengan komunitas manusia yang sedang bertahan hidup dengan menyebarnya virus ALZ-13. Salah satu fokus tokoh utamanya adalah Ceasar yang diperankan Andy Serkis. Tokoh ini merupakan salah satu perwujudan dari kera yang telah berevolusi. Karakteristik dari alamiah kera telah berubah dalam dirinya, dimana dia telah bisa berdiri dengan tegak, berbicara layaknya manusia, berkomunikasi dengan bahasa isyarat, berkuda dan bertarung juga memiliki kecerdasan untuk memimpin komunitas kera dan membuat startegi dalam perburuan makanan. Dalam film ini, perwujudan tokoh Ceasar dibentuk dengan penambahan tingkat efek visual dengan metode penangkapan gerak atau motion capture.

Motion capture (atau disingkat mocap) adalah terminologi yang digunakan untuk mendeskripsikan proses dari perekaman gerakan dan pengartian gerakan tersebut menjadi model digital. Ini digunakan di militer, hiburan, olahraga, aplikasi medis, dan untuk calidasi cisi computer dan robot. Di dalam pembuatan film, mocap berarti merekam aksi dari aktor manusia dan menggunakan informasi tersebut untuk menganimasi karakter digital ke model animasi computer dua dimensi atau tiga dimensi. Ketika itu termasuk wajah dan jari-jari atau penangkapan ekspresi yang halus, kegiatan ini biasa dikatakan sebagai performance capture. Metode ini sering dan bahkan hampir selalu digunakan dalam pembuatan film aksi maupun animasi, pembuatan game, simulasi dan sebagainya karena banyaknya manfaat yang didapat dari metode ini.

Seperti yang dibahas sebelumnya, tokoh Ceasar dibentuk perwujudannya dengan motion capture. Tidak hanya Ceasar, namun tokoh kera lainnya juga diwujudkan dengan motion capture. Salah satunya adalah Koba, tangan kanan Ceasar dalam film ini. Dikisahkan bahwa Koba dulunya adalah salah satu kera bahan eksperimen manusia sehingga dia memiliki cacat fisik baik ditubuh dan dimukanya. Pemeran Koba dalam film ini bernama Toby Kemmel yang juga berlaku sebagai pengisi suara dan bahan dasar mocap Koba. Dalam video ini dijelaskan bahwa dalam pembuatan film, hampir keseluruhan pencitraan cerita menggunakan efek visual secara komputerisasi. Dari kota yang terlihat punah hingga alam sekitar yang terlihat buruk tercipta dengan peningkatan visual. Seperti contohnya penggambaran Ceasar dan Koba, para pemeran karakter ini menggunakan baju khusus yang terdiri dari titik-titik putih pengambil sensor dan dilengkapi dengan mic dan kamera perekam gerak wajah.

Dalam video ini, dijelaskan bahwa pembuatan karakter Ceasar dan Koba dibutuhkan adegan yang penuh dari pemerannya, yaitu Andy Serkis dan Toby Kemmel. Para pemeran dituntut untuk bisa beradegan layaknya seperti kera secara penuh, baik itu dalam gerak tubuh, tangan, kaki, dan yang terpenting wajahnya. Gerak-gerak tersebut nantinya akan tergambar dalam perekaman dan nantinya akan diambil sebagai dasar pembuatan realisasi karakter. Titik-titik putih pada kustum yang digunakan oleh pemeran digunakan sebagai dasar pengambilan gambar gerak dari pemeran dalam memerankan karakternya. Dari situlah nanti akan dilakukan pembentukan karakter dengan program dalam komputer. Dibentuklah postur tubuh keranya dan untuk gerakannya akan mengikuti gerakan pemeran. Yang tersulit dalam pengambilan gerak dalam video ini adalah penyesuaian gerak dan otot-otot dari pemain dengan karakter yang dimainkannya. Hal ini dikarenakan perbedaan bentuk tubuh yang dimiliki keduanya, dimana pemerannya adalah manusia dan karakter dalam film tersebut adalah kera.

Kemudian untuk gerak-gerik wajah, digunakan kamera khusus yang diletakkan tepat didepan wajah pemeran. Kamera ini akan menangkap gerak-gerik wajah pemeran baik dari yang termudah hingga yang tersulit. Pemeran sebelumnya harus benar-benar mempelajari adegan yang harus diperankannya agar sesuai dengan karakter yang dimainkannya. Di wajah pemeran akan diberikan titik-titik putih juga guna menandakan pengambilan gerak wajah dari pemeran yang akan disesuaikan ke gerak wajah dari karakter yang dimainkannya. Setelah itu akan dibentuk postur wajah karakter yang dimainkannya mengikuti gerak wajah pemerannya sehingga akan menghasilkan realisme yang tinggi. Ada pula pemain menggunakan bahan tambahan seperti contohnya tongkat tambahan pada tangan pemain. Tongkat ini berguna sebagai perpanjangan tangan pemeran dalam memerankan karakter kera yang berlengan panjang. Hampir di setiap perfilman yang menggunakan efek visual khusus akan menggunakan bahan-bahan seperti ini guna meningkatkan realisme visual karakter dan lingkungan dalam film mereka.

Setelah semua gerakan telah didapat, maka penggabungan gerak pemeran dengan karakter yang dimainkannya dapat dilakukan. Ditambahlagi dengan input pengisian suara pemeran yang mengikuti suara kera yang berbicara layaknya manusia akan meningkatakan realisme visual dan audio dalam film ini. Pada akhirnya, tinggal memberikan efek nyata seperti bulu, kerutan wajah dan tubuh dan lain-lainnya untuk meningkatkan realisme visual karakter tersebut. Lalu karakter tersebut akan di-render­ dan menggantikan gerak pemerannya dalam film sehingga para penonton akan merasakan bahwa kera tersebut hidup dan nyata dalam film tersebut.

Demikianlah resume dari video yang membahas cara pengambilan motion capture dalam film Dawn of the Planet of the Apes. Kesimpulannya adalah realisme dalam pembuatan film dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti salah satunya yaitu motion capture. Realisme ini digunakan untuk meningkatkan kenyataan dalam film dari seluruh sisi baik itu karakter, lingkungan, audio dan lain-lain. Pentingnya realisme karena dapat meningkatkan kualitas film yang dibuat sehingga para penonton nantinya merasa bahwa film ini nyata dan asli dengan berisi karakter dan lingkungan yang dibuat sedemikian nyata.

Tugas : Grafik Komputer 2
Kelas : 3IA15
Anggota Kelompok :

一。Haris Dwinanto (53412331)

二。M. Anwar Adrianto (54412301)

三。Naufal Hibban (55412263)

四。Satria Aditya P (56412866)

Realisme Pada Game

Standard

Dark Souls 2 – Behind the Scenes

Title: Dark Souls 2
Genre: Action RPG
Platform: PS3, XBOX360, Windows, PS4, XBOX One

Penjelasan singkat mengenai Dark Souls 2:
Dark Souls 2 merupakan game sequel dari Dark Souls.
Pada game ini player menjadi seorang hollow yang berpetualang menuju penguasa di dunia Dark Souls 2 tersebut untuk menjadi penerusnya.
Pada Dark Souls 2 ini memakai graphics engine terbaru yang dibuat oleh From Software.
Dengan graphic engine baru ini, Dark Souls 2 berhasil mebuat gerakan – gerakan yang ada di dalam game menadi lebih halus.
Terutama pada bagian lighting, shadowing dan rendering ini menjadi lebih bagus dan terlihat nyata dibanding seri sebelumnya.
Seperti contohnya gimmick yang terdapat di dalam game ini yaitu tidak terlihat di dalam layar namun bayangannya terlihat bergerak.
Gerakan-gerakan pada character memakai gerakan manusia asli (motion capture).
Gerakan-gerakan saat mengayungkan senjatanya persis saat kita coba memakainya.
Seperti mengayungkan pedang raksasa yang harus dibawa dengan kedua tangannya, gerakannya benar-benar terlihat sangat berat jika kita membawanya.
Tidak ada gerakan yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh manusia. Pada game ini segala gerakan oleh manusia dibuat benar-benar berdasarkan gerakan manusia asli.

Tampilan UI

Pada Screen Shot UI di atas terlihat ada bar warna merah untuk menjelaskan sisa HP pada player, bar hijau untuk menjelaskan stamina pada player, pojok kanan bawah menjelaskan jumlah soul (mata uang pada game ini) yang dimiliki.
Pada kiri bawah terdapat 4 kotak besar yang menjelaskan:
Atas = memakai spell yang terlihat pada kotak tersebut
Kanan / kiri = memakai senjata / pelindung yang terlihat pada kotak tersebut
bawah = memakai item yang terlihat pada kotak tersebut

2 kotak kecil pada kotak kiri untuk menjelaskan jumlah anak panah yang sedang digunakan.

Perbedaan UI antar Platform

       Pada versi Xbox One dan PS4, karena spec yang memadai, tingkat FPS menjadi 60 FPS dan complatible dengan 1080p,kualitas graphic dan highperformancenya jauh meningkat.
Untuk PS3 dan XBOX 360 hanya sebatas 30FPS dan 720p
Design Art

Salah Satu Armor yang digunakan player

Salah satu boss enemy yang muncul pada Dark Souls 2

Salah satu enemy yang muncul pada Dark Souls 2

Gambaran pada salah satu kota dalam Dark Souls 2

Credit sederhana untuk bagian grafis(daftar orang-orang yang tersangkut dalam pembuatan grafik pada game ini):

Director

Tomohiro Shibuya
Yui Tanimura

Project Manager

Shinichiro Nishida
Yuzo Kojima

Lead Graphics Programmer

Takasuke Ando
Game Programmer

Kyoichi Murata
Kazuaki Ito
Masashi Shimizu
Kenji Uchida
Tomotaka Nakamura
Shun Okabe

Animation Programmer

Yoshiaki Watanabe
Keita Shibahara

Effects Programmer

Takasumi Watanabe

Graphics System Section

Yu Kajii

Character Artist

Naomi Fujikawa
Rieko Ito
Yuwen Hao
Dai Pengfei
Tomoko Watanabe
Yoshinori Takeuchi
Lee Jihye
Sachie Ito
Minoru Sugiyama (IMAGICADIGITALSCAPE Co., Ltd. )
Hideyuki Akahane (CREEK & RIVER Co., Ltd. )
Shunsuke Yamamoto (CREEK & RIVER Co., Ltd. )
Visual Flight Co., Ltd
Environment Artist

Hidenori Sato
Hikaru Wada
Yukio Mizuochi
Takuya Kato
Ryusuke Nagano
Koichi Ishikawa
Isao Saitoh
Yuki Kunisada
Daisuke Higuchi (Tricrest,inc)
Jun Takeda (Tricrest,inc)
Keisuke Tsugita (Tricrest,inc)
Maaya Kawamura (Teco Co.,Ltd.)
Tetsuya Okuno (Teco Co.,Ltd.)
Yukiko Takahashi (Teco Co.,Ltd.)
Mitsuhiro Oomori (NAC Inc.)
Kazuki Sawada (D.H Inc.)
Takumi Ueda (D.H Inc.)
Takaya Shinkai (D.H Inc.)
Tamami Aoyama (D.H Inc.)
Ei Mitsuhashi (D.H Inc.)
Lakshya Digital Pvt. Ltd.
UI Artist

Masaru Minokawa

Director/CG Director

Hiroyuki Yoshida
Production Manager

Satoru Yoshino
Designer

Takeshi Yano
Yuta Sukegawa
Yuichi Kubota
Atsushi Sato
Tomotaka Yokoo
Shinji Kato
Project Support

Hiroyuki Gotoh
Toshiya Kimura
Syuji Omori
Motohiro Ogawa
Etsuko Makita

Referensi:
Tugas : Grafik Komputer 2
Kelas : 3IA15
Anggota Kelompok :

一。Haris Dwinanto (53412331)

二。M. Anwar Adrianto (54412301)

三。Naufal Hibban (55412263)

四。Satria Aditya P (56412866)